Sponsors

Minggu, 29 Januari 2012

“Perjuangan Melawan Alam Menuju Masa Depan”


Terdengar suara Ayam berkokok tanda pagi mulai tiba. Sebelum cahaya bumi menerangi pagi. Ada segerombolan anak dengan bergegas berlomba-lomba seperti seorang pembalap motor melaju dilintasannya. Begitulah mereka berjalan kaki menggapai lonceng sekolah berdering sebelum Jam 07.00 WIB tiba.
Bumbung, demikian nama kampung itu. Sekolah SMPN 2 Seluas terletak di atas bukit, yang harus melewati hutan rimba dan sungai besar. Dusun Bumbung terletak di Desa Bengkawan, Kec. Seluas, Kab. Bengkayang. Yang daerahnya terkesan terpencil jauh dari jamahan kehidupan modern. Untuk menuju Dsn. Bumbung dari Kec. Seluas harus menggunakan transportasi air yang memakan waktu ± 2 Jam untuk air normal, dan ± 6 Jam apabila air kering / cuaca kemarau. Cukup memprihatinkan bila dibayangkan melalui jalan darat berjarak hanya ± 18 Km.

            Di Dsn. Bumbung inilah, berdiri sebuah sekolah yaitu SMPN 2 Seluas.
Dini hari jika dihitung waktu Indonesia adalah pukul 05.00 WIB pagi, serombongan anak sekolah, Libertus (16 th), Juliana (15 th),dkk yang berasal dari kampung Simpang Empat dan Kambih bersama guru honorer berlomba-lomba berjalan kaki menuju SMPN 2 Seluas.
Dengan harus melewati suasana dingin yang mencekam, hutan rimba dengan suara burung-burung yang menyambut datangnya pagi, mereka melalui setapak jalan tikus dengan menaiki dan menuruni bukit, mereka harus sampai ke sekolah.
Akhirnya, tiba juga mereka di Dsn. Bumbung. Tetapi, untuk menuju di sekolah mereka terlebih dahulu menyebeberangi sungai besar yang lebarnya ± 60 m. untuk menyeberangi sungai itu mereka menggunakan perahu. Kemudian bersiap mengayunkan tangannya seperti irama lagu dimulai dengan hitungan “Kiri – Kanan, Kiri – Kanan, Kiri – Kanan” begitulah mereka mulai mengayunkan tangan untuk mendayung.
Hingga sampailah di tepian seberang sungai. Dari pinggir sungai, harus berjalan kaki lagi dan menaiki bukit kira-kira 500’an meter untuk sampai di gedung sekolah.
Adapun siswa dari Kec. Siding, yaitu Ds. Tamong, Ds. Sebujit, Ds. Tawang harus di asramakan karena kondisi jarak dari rumah menuju sekolah cukup jauh.
Tidak terasa waktu berjalan, lonceng pun berdering tanda jam 07.00 tepat. Siswa/i harus berkumpul untuk masuk kelas.
Tepat pukul 07.00 WIB, dimulai proses belajar berlangsung dengan kondisi apa adanya. Dengan jumlah pendidik 4 orang guru negeri ditambah 1 orang guru honorer. Rutinitas seperti ini, tiap hari dilalui oleh anak-anak demi harapan masa depan yang terang. Proses belajar ini berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.
Tepat pukul 12.30 WIB, lonceng pulang-pun berbunyi. Puluhan anak serta merta menyerbu keluar kelas menuju tempat tinggal mereka masing-masing. Itulah rutinitas yang mereka lewati setiap hari. Untuk Libertus, dkk., mereka harus menikmati alam kembali untuk tiba di rumah yang ketibaan mereka disambut suasana sore hari. Dengan perut keroncongan yang sudah bernyanyi dan  berteriak “beri hamba sedikit makanan Tuan”. Karena dari pagi sepanjang di sekolah, tidak diisi sedikitpun dengan segumpal makanan karena kondisi sekolah yang tidak memiliki kantin.
Walaupun kondisi seperti itu, anak-anak sangat disiplin dengan daftar hadir yang bersih dan tanpa sedikitpun mengeluh. SEMANGAT yang tinggi untuk menyonsong masa depan yang cerah tidak pernah padam dalam diri mereka.  

4 komentar:

udin mengatakan...

jangan menyerah!!! edo'...

endi's blog mengatakan...

lanjutkan, nona

Sisik Penyu mengatakan...

Semangat ya anak - anak....
Masa Depan cerah menanti kalian...

pak karyono mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb saya andy ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini cuma seorang pengamen jalanan yang pendapatannya tidak seberapa,buat makan saja nda cukup apalagi untuk beli obat buat ibu saya karna belakangan ini ibu saya lagi sakit sakitan jadi saya harus membantin tulang buat ibu saya dan adik saya karna bapak kami pergi meninggalkan kami entah kemana,,saya dapat nomor MBAH KABOIRENG dari teman saya..awalnya sih saya ragu tapi nda ada salahnya juga saya coba karna sudah banyak paranormal yang saya hubungi tapi tidak ada yang berhasil malahan cuma uang saya aja yang terkuras habis dan akhirnya saya menghubungi MBAH KABOIRENG dan mengikuti 4D nya yaitu {2120} dan alhamdulillah berhasil..!!! Kini kehidupan kami sudah tidak seperti dulu lagi dan akhirnya saya juga sdh punya usaha sendiri dan bagi anda yang ingin seperti saya silahkan HBG 0823=2221=2111 MBAH KABOIRENG nomor ritual MBAH KABOIRENG meman benar2 100% tembus.
*****=====*****=====*****=====*****====*****=====*****=====*****=====
—————————————————————————————–

Assalamualaikum wr.wb saya andy ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini cuma seorang pengamen jalanan yang pendapatannya tidak seberapa,buat makan saja nda cukup apalagi untuk beli obat buat ibu saya karna belakangan ini ibu saya lagi sakit sakitan jadi saya harus membantin tulang buat ibu saya dan adik saya karna bapak kami pergi meninggalkan kami entah kemana,,saya dapat nomor MBAH KABOIRENG dari teman saya..awalnya sih saya ragu tapi nda ada salahnya juga saya coba karna sudah banyak paranormal yang saya hubungi tapi tidak ada yang berhasil malahan cuma uang saya aja yang terkuras habis dan akhirnya saya menghubungi MBAH KABOIRENG dan mengikuti 4D nya yaitu {2120} dan alhamdulillah berhasil..!!! Kini kehidupan kami sudah tidak seperti dulu lagi dan akhirnya saya juga sdh punya usaha sendiri dan bagi anda yang ingin seperti saya silahkan HBG 0823=2221=2111 MBAH KABOIRENG nomor ritual MBAH KABOIRENG meman benar2 100% tembus.

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews